News

Kasus Kekerasan Seksual Dokter Residen, KemenHAM Desak Audit HAM di Dunia Kedokteran

×

Kasus Kekerasan Seksual Dokter Residen, KemenHAM Desak Audit HAM di Dunia Kedokteran

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 35
Kekerasan Seksual

KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengutuk kekerasan seksual yang dilakukan oleh dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, menilai peristiwa ini merusak komitmen Pemerintah dalam perlindungan perempuan.

“Kekerasan seksual dengan modus penuh siasat dan muslihat seperti yang dilakukan oleh oknum dokter tersebut jelas tidak dapat ditoleransi serta harus dipastikan jangan terulang lagi di lingkungan pendidikan kedokteran,” kata Munafrizal, seperti ditulis Antara pada Sabtu, 12 April 2025.

Ia menekankan bahwa kekerasan seksual seperti itu tidak dapat ditoleransi dan harus dihindari di lingkungan pendidikan kedokteran.

KemenHAM juga mengapresiasi respons cepat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang menghentikan sementara kegiatan residensi pelaku dan mewajibkan pemeriksaan mental bagi peserta pendidikan kedokteran.

Munafrizal juga mendesak Kemenkes melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pendidikan kedokteran dan sektor kesehatan agar sesuai dengan prinsip kepatuhan HAM.

Selain itu, KemenHAM mendorong audit HAM di dunia pendidikan kedokteran dan praktik kesehatan secara umum, serta memastikan perlindungan perempuan sesuai dengan konvensi internasional dan undang-undang terkait.

Munafrizal menegaskan pentingnya sensitivitas kemanusiaan dalam profesi kedokteran.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *