KITAINDONESIASATU.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di beberapa daerah di Provinsi Riau.
Hingga kini, api masih membara di sejumlah titik sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran semakin meluas.
Berdasarkan laporan petugas lapangan, sebagian besar titik kebakaran terjadi di lahan gambut. Jenis lahan ini dikenal sulit dipadamkan karena api dapat terus menyala di bawah permukaan tanah.
Tiga Titik Karhutla di Riau Masih Ditangani Petugas
Tim Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat saat ini menangani kebakaran di tiga lokasi berbeda. Titik pertama berada di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
Kebakaran di wilayah ini telah berlangsung selama tiga hari dan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2,5 hektar. Api dilaporkan terus bergerak menuju kawasan hutan sehingga proses pemadaman menjadi lebih menantang.
Titik kedua berada di Desa Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir. Di lokasi ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 13,5 hektar.
Kendala Pemadaman di Area Gambut
Proses pemadaman di wilayah Tanjung Pidada menghadapi kendala akses menuju lokasi kebakaran. Petugas harus melewati parit besar sehingga perjalanan ke titik api harus menggunakan perahu.
Meski demikian, sebagian api telah berhasil dipadamkan berkat bantuan hujan lokal. Petugas kini fokus melakukan pendinginan untuk memastikan bara api tidak kembali menyala.


