KITAINDONESIASATU.COM – Karangan bunga ucapan selamat kepada Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno tersebar di beberapa titik jalan seepeti di Jalan M.I Ridwan Rais dekat Tugu Tani, dan Jalan Merdeka Selatan kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia mengkritik keras karangan bunga tersebut.
Menurutnya, ucapan selamat untuk Pramono-Rano di tengah rekapitulasi berjenjang yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah mencerminkan etika politik yang buruk dan merupakan bentuk provokasi.
“Ini sebenarnya bentuk provokasi, ini harus ditahanlah, makanya kan seperti istilahnya apa ya pepatah jawa itu, kalau dia menang jangan seperti unjuk dada, dan juga kalau kalah jangan langsung patah semangat, tetapi kedua-duanya harus tertap menahan diri,” kata Fernando saat dihubungi Kitaindonesiasatu.com, Senin (2/12/2024)
Selain bentuk provokasi, karangan bunga yang tersebar dibeberapa titik jalan itu merupakan bentuk intervensi terhadap KPU DKI Jakarta selaku penyelenggara pemilihan umum (Pemilu).
“Jadi kalau ada upaya-upaya sperti ini, ini bentuk intervensi terhadap penyelenggara pemilu, seolah-olah harus dimenangkan, makanya harus bersabar. Kalaupun mereka memiliki data yang valid terkait dengan data diseluruh TPS, ya masing-masing ini harus bisa menahan diri dan nanti tinggal dibuktikan,” ujar Fernando.
Lebih lanjut, Pengamat Politik Universitas 17 Agustus ini juga meminta kepada para pendukung ketiga pasangan calon untuk tidak menggunakan pola-pola seperti itu. Sebab,
Ucapan selamat berbentuk karangan bunga ditengah rekapitulasi berjenjang yang dilakukanoleh KPU Jakarta telah mencerminkan pendidikan politik yang tidak baik.
“Iyah ini tidak mencerminkan pendidikan politik yang baik. Jadi seolah-olah mereka ingin memancarkan tahapan-tahapan pemilu itu sudah berakhir sesaui selera mereka. Sementara kan nanti KPUD Jakarta akan menentukan pleno terkait dengan hasil pemilihan kepala daerah,” tandasnya.

