News

Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Kupang, Kerugian Mencapai Rp70 Miliar

×

Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Kupang, Kerugian Mencapai Rp70 Miliar

Sebarkan artikel ini
FotoJet 6 18
Ilustrasi kapal tenggelam

KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah kapal pengangkut peti kemas dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Timor dan Pulau Semau, dekat Pelabuhan Peti Kemas Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komandan Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Nasution, menyatakan bahwa meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 miliar.

“Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi kerugian mencapai Rp70 miliar,” katanya, Sabtu, 21 Desember 2024.

Menurut Kombes Irwan, kapal bernama Kuala Mas awalnya kandas di perairan Kupang sekitar pukul 06.00 WITA setelah sebelumnya terbawa arus dan bertabrakan dengan kapal tanker Maritim Khatulistiwa pada pukul 02.26 WITA, yang menyebabkan kapal miring ke kanan hingga 10 derajat.
Setelah kejadian itu, sebagian peti kemas yang diangkut kapal tenggelam ke dasar laut, sementara lainnya hanyut terbawa arus menuju pesisir pantai di sekitar Pelabuhan Bolok dan Tenau.

Baca Juga  Satukan Frekuensi Bangun Kota Medan Walikota Gelar Salat Tarawih Bersama

Kapal itu sendiri akhirnya terbalik sepenuhnya.

Tim Polairud Polda NTT segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi.

Bersama tim Basarnas Kupang, mereka berhasil menyelamatkan 20 awak kapal, termasuk nahkoda. Evakuasi dilakukan menggunakan tiga armada yang kemudian membawa para korban ke Dermaga Polairud.

Pada pukul 08.30 WITA, kapal dinyatakan tenggelam sepenuhnya ke dasar laut.

Muatan kapal, yang terdiri dari kontainer, sebagian besar tenggelam, sementara lainnya terlihat hanyut hingga sekitar Dermaga Ditpolairud Polda NTT, Dermaga Pelabuhan Bolok, dan Dermaga Pangkalan TNI-AL VII Kupang.

Baca Juga  Jadwal dan Cara Daftar Mudik Gratis Kota Bekasi 2026, Lengkap dengan Syarat Verifikasi

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat nilai kerugian yang signifikan dan dampaknya terhadap aktivitas pelayaran serta lingkungan perairan di wilayah tersebut.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *