KITAINDONESIASATU.COM – Peta komando militer di Kalimantan resmi berubah. Kalimantan Selatan kini tidak lagi masuk wilayah Kodam VI/Mulawarman, melainkan berada di bawah Kodam XXII/Tambun Bungai bersama Kalimantan Tengah. Markas komando baru ini berada di Palangka Raya.
Peresmian Kodam XXII/Tambun Bungai dilakukan Presiden Prabowo Subianto, Minggu (10/8/2025), di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Jawa Barat. Acara tersebut menjadi bagian dari peluncuran enam Kodam baru yang dibentuk untuk memperkuat pertahanan di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan enam komando daerah militer baru,” ujar Prabowo di hadapan prajurit TNI dari tiga matra.
Enam Kodam yang dimaksud adalah:
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Riau dan Kepulauan Riau) dipimpin Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.
- Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Sumatera Barat dan Jambi) dipimpin Mayjen TNI Arief Gajah Mada.
- Kodam XXI/Radin Inten (Lampung dan Bengkulu) dipimpin Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
- Kodam XXII/Tambun Bungai (Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan) dipimpin Mayjen TNI Zainul Arifin.
- Kodam XXIII/Palaka Wira (Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat) dipimpin Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan.
- Kodam XXIV/Mandala Trikora (Papua Selatan) dipimpin Mayjen TNI Lucky Avianto.
Sebelum perubahan ini, Kalimantan Selatan berada di bawah Kodam VI/Mulawarman bersama Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sedangkan Kalimantan Tengah berada di wilayah Kodam XII/Tanjungpura bersama Kalimantan Barat.
Mayjen TNI Zainul Arifin, yang kini memimpin Kodam XXII/Tambun Bungai, sebelumnya menjabat Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi di Universitas Pertahanan. Ia merupakan lulusan Akademi Militer 1997.
Selain melantik para pangdam, Presiden Prabowo juga menetapkan sejumlah kebijakan baru di lingkungan TNI. Di antaranya, menaikkan status Komandan Jenderal Kopassus menjadi Panglima Kopassus, membentuk enam grup Kopassus, 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, serta 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di TNI AD.
Di TNI AL, Prabowo mengesahkan peningkatan jabatan Dankormar menjadi Panglima Korps Marinir, membentuk 14 komando daerah angkatan laut, dan menambah lima batalyon infanteri marinir.
Di TNI AU, ia mengukuhkan Dankopasgat menjadi Panglima Kopasgat serta membentuk berbagai satuan baru, termasuk batalyon para dan arhanud Pasgat.
Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan pentingnya TNI yang kuat untuk menjaga kemerdekaan. “Tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentaranya yang tangguh. Kita bangsa cinta damai, tetapi harus siap mempertahankan kedaulatan dan kekayaan negeri ini,” katanya.(Anang Fadhilah)


