“Kita sudah siap, tetapi kami menggunakan teknologi untuk real time information, baik traffic counting maupun kondisi di lapangan,” tegas Irjen Pol Agus, memastikan strategi pengamanan arus mudik Operasi Ketupat 2026 responsif terhadap dinamika mudik di lapangan, dengan Korlantas memanfaatkan hasil TFG untuk pengambilan keputusan cepat.
Tim urai
Dalam Operasi Ketupat 2026, Korlantas juga hadirkan tim urai yang libatkan Polwan, Kowad, serta dukungan stakeholder seperti Jasa Raharja, Jasa Marga, Kemenhub, hingga Kemen PUPR.
Kolaborasi tersebut memperkuat strategi pengamanan arus mudik Operasi Ketupat 2026, memastikan mudik aman dan nyaman berkat sinergi Korlantas yang dimatangkan lewat TFG.
Sebagai informasi tambahan, data Kementerian Perhubungan 2026 memproyeksikan 28,5 juta pemudik akan melintas di jalur Jawa-Bali saat Lebaran.
Proyeksi ini memperkuat urgensi strategi pengamanan arus mudik Operasi Ketupat 2026 yang dimatangkan Korlantas melalui TFG, agar lonjakan mudik dapat dikelola dengan optimal demi keselamatan dan kelancaran perjalanan.***


