KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Jalan Raya SImpang Tiga Taman Mojosari, Kelurahan Wonokusumo, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menewaskan seorang kakek dan cucunya setelah terlindas truk, Jumat (18/7/2025) pagi.
Kecelakaan melibat truk wing box B 9395 TEN milik perusahaan Fastana Logistik yang dikemudikan Cikih Adriansyah (33) warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dengan sepeda motor Honda Grand S 3326 NBH dikemudikan seorang kakek membonceng cucunya.
Korban meninggal pengendara sepeda motor diketahui bernama Rifai (69) warga Dusun Ngrame RT 11 RW 3, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto dan seorang pelajar Charisa Azka pelajar MAN 1 Mojokerto.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu Rifai sedang memboceng cucu yang untuk diantar menuju sekolah dengan mengendarai sepeda motor melintasi simpang tiga di kawasan Taman Mojosari.
Suasana pagi cukup ramai saat itu truk wing box melaju dari arah Utara hendak belok ke kiri, sementara sang kakek dan cucunya melaju dari arah yang sama kemudian menyalip dari iri truk dan memotong ke kanan.
Namun sayang upaya memotong itu sepertinya tidak diketahui oleh pengemudi truk hingga terus melaju sementara sepeda motor juga berupaya mendahului namun membentur bagian depan sisi kanan truk dan terjatuh.
Dari rekaman CCTV yang beredar terlihat jelas korban terjatuh ke jalan bersama sepeda motornya dan terlindas bagian roda truk bagian depan kanan dan roda bagian belakang hingga keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas Satlantas Polres Mojokerto datang untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kedua jenazah korban kecelakaan kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto untuk proses berikutnya.
Seperti kita ketahui faktor utama bahaya dalam berkendara salah satunya menyalip dari kiri truk yang merupakan area blind spot jenis truk wing box sangat luas.
Truk wing box memiliki blind spot besar di sisi kiri, terutama di belakang dan samping kiri karena panjang bodi dan tinggi kabin.
Rekaman CCTV Kecelakaan itu: https://www.facebook.com/reel/592073260631691
Pengemudi truk sering tidak bisa melihat kendaraan kecil di sisi kiri, apalagi motor atau mobil yang rendah tidak terlihat untuk itu hati-hati saat Anda berkendara jika berada di sisi seperti ini.
Apalagi bermanuver menyalip dari Kiri merupakan tindakan tidak lazim dan berisiko tinggi terjadinya kecelakaan.
Menyalip seharusnya dilakukan dari kanan sesuai aturan lalu lintas di Indonesia jika Anda ingin aman di jalanan dalam perjalanan Anda.
Menyalip dari kiri berbahaya karena pengemudi truk tidak mengantisipasi kendaraan yang datang dari sisi itu, sehingga potensi tabrakan tinggi.
Apalagi pengendara menyalip dari sisi kiri, langsung memotong ke kanan, merupakan manuver mendadak yang sangat berbahaya.
Setelah menyalip dari kiri dan langsung memotong ke kanan, kendaraan bisa, memotong jalur truk terlalu dekat (riskan terserempet), hingga menyebabkan truk tidak sempat melakukan pengereman mendadak.
Tidak memberi ruang aman atau jeda waktu yang cukup bagi truk untuk bereaksi itu sebabnya posisi ini sangatlah berbahaya.
Mengingat truk membutuhkan jarak rem lebih panjang, karena bobot truk tidak pengereman tidak bisa menyebabkan kendaraan langsung berhenti, sehingga jika kendaraan kecil tiba-tiba melintas ke kanan depan truk, tabrakan bisa saja terjadi. **


