KITAINDONESIASATU.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat banjir di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang. Luapan air yang menggenangi jalur kereta api di daerah tersebut mengakibatkan beberapa perjalanan kereta api terganggu.
“Akibat curah hujan yang tinggi, terjadi genangan air di petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, yang menyebabkan jalur tersebut sementara tidak dapat dilalui,” ujar Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 3 Cirebon.
KAI berkomitmen untuk memastikan keselamatan penumpang, sehingga perjalanan kereta api yang melintasi jalur tersebut mengalami perubahan pola operasi.
“Kami telah mengalihkan rute beberapa kereta api yang biasanya melintas di jalur utara Jawa ke jalur selatan untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan,” tambah Rokhmad.
Beberapa kereta api yang mengalami perubahan rute antara lain:
- KA Sembrani (KA 61), yang sebelumnya melewati rute Surabaya-Gambir, kini dialihkan melalui rute Surabaya-Gambringan-Gundih-Semarang-Gambir.
- KA Argo Bromo Anggrek (KA 1), yang sebelumnya melintas dari Surabaya menuju Gambir, kini dialihkan melalui rute Surabaya-Madiun-Solo Jebres-Semarang-Gambir.
Kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon juga mengalami keterlambatan sekitar 120 menit, termasuk:
