News

Kabinet Merah Putih Disebut Kegemukan, Ini Respon Presiden Prabowo Subianto

×

Kabinet Merah Putih Disebut Kegemukan, Ini Respon Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini
FotoJet 14 4
Kabinet Merah Putih. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Kabinet Merah Putih yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dianggap terlalu gemuk. Kepala negara pun memberikan respon kritikan yang kerap menyoroti jumlah menteri yang saat ini mencapai 48 orang dan 52 orang wakil menteri.

“Saudara-saudara sekalian, jumlah anggota kabinet kita sebanyak 48 menteri. Juga ada badan-badan yang sangat strategis. Ini memang lebih banyak dari pemerintah-pemerintah sebelumnya,” kata Prabowo, yang dikutip Kamis (24/10).

Prabowo memang mengakui jumlah kabinet itu tergolong besar, namun hal itu wajar karena Indonesia merupakan negara besar yang luasnya setara dengan benua Eropa. Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG) luas daratan Indonesia saja 1,92 juta km2 dan luas laut 3,25 juta km2, sedangkan luas Eropa 10,9 juta km2.

Presiden Prabowo menganggap sistem demokrasi yang terpilih menjadi sistem politik di Indonesia mengharuskan pemerintah menyerap banyak unsur. Berbeda dengan sistem politik otoriter yang hanya membutuhkan segelintir orang untuk mengelola negara.

“Kita juga memilih sistem politik Demokratis. Kalau kita negara otoriter mungkin kita cukup menjalankan semua dengan jumlah penduduk yang sedikit. Jadi saudara-saudara ini tidak masalah yang penting kita bekerja dengan efisien, yang penting kita tidak bekerja dengan seenaknya,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan, dengan jumlah menteri yang besar pemerintah harus tetap bergerak secara efisien. Di antaranya dengan memastikan birokrasi yang tak berbelit, dan mengurangi belanja negara yang tidak perlu, seperti seminar hingga perjalanan dinas ke luar negeri.

“Kita harus memberi contoh, fokus kita adalah pembangunan ekonomi kesejahteraan rakyat ke dalam. Jangan mengada-ada studi banding belajar pramuka ke negara lain, saya minta efisien,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *