News

Jumat Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketujuh di Dunia

×

Jumat Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketujuh di Dunia

Sebarkan artikel ini
c02
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM –  Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir bahwa kualitas udara di DKI Jakarta menjadi yang terburuk ketujuh di dunia pada Jumat pagi, 2 Mei 2025.

Dalam pantauan itu bahwa indeks kualitas udara (AQI) di Jakaata berada di angka 118 atau masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Selain Jakarta, kota kualitas udara terburuk di dunia lainnya adalah Kota Kuwait, dengan indeks kualitas udara di angka 349. Kemudian di urutan kedua diikuti Delhi, India di angka 170.

Selanjutnya di urutan ketiga diikuti Dhaka, Bangladesh di angka 156, lalu di urutan keempat ada Santiago de Chile, Cile di angka 152.

Diketahui, untuk menangani polusi udara, maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakara, akan meniru kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok. Adapun Bangkok sendiri memiliki 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) dan Paris memiliki 400 SPKU.

“Sementara Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 unit. Maka, ke depan kita akan menambah jumlahnya agar bisa melakukan intervensi yang lebih cepat dan akurat,” kata Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, baru-baru ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *