KITAINDINESIASATU.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengatakan sejauh ini ada 8,8 juta warga yang terlibat dalam aktivitas judi daring atau online. Data itu didapatkan berdasarkan informasi intelijen ekonomi yang diterimanya.
“Kalau dari data judi online dari intelijen ekonomi itu di tahun 2024 sebanyak 8,8 juta pemain, dimana 80 persen adalah masyarakat bawah dan menyasar ke anak anak muda,” kata Budi di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/11).
Dikatakan Budi, temuan tersebut pun menjadi perhatian khusus sehingga pihaknya berkomitmen untuk memberantas aktivitas judi online dengan membentuk Desk Judi Online. Di mana Desk Judi Online bentukannya ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Dalam pemberantasan judi online ini memang ada beberapa target yang di sasar. Ada aktor, aktivitas maupun infrastruktur termasuk sistem pembayaran,” ujar mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
Tiga unsur ini lah yang menjadi incaran utama Desk Judi Online dalam membongkar setiap kasus. Hingga saat ini, Desk Judi Online telah menghasilkan beragam temuan kasus besar beberapa hari setelah dibentuk.
Ketika ditanya mengenai perkembangan kasus judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang kini berubah nama menjadi Komdigi, termasuk mantan Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi, Budi Gunawan enggan berkomentar lebih jauh.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu hasil pengungkapan kasus tersebut dari Polri. “Kami akan menunggu Polri dalam mengungkap kasus judi online, serta menghormati upaya hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.
Budi menekankan bahwa Kemenko Polkam akan mengikuti arahan Presiden dalam hal ini. “Semua tidak ada toleransi, dan kami meyakini itu karena sudah perintah Pak Presiden bahwa semuanya akan diproses,” tegasnya. (*)


