KITAINDONESIASATU.COM – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, buka suara mengenai hubungannya dengan Dian Sandi, sosok yang mengunggah dokumen ijazah miliknya ke publik. Dalam keterangannya kepada media, Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan Dian, apalagi menyuruhnya untuk mempublikasikan ijazah tersebut.
“Apakah saya kenal, kapan pernah bertemu, dan apakah saya yang meminta untuk mengunggah ijazah saya,” kata Jokowi saat memberikan keterangan kepada awak media.
Jokowi memang membenarkan bahwa dirinya pernah bertemu dengan Dian Sandi, namun pertemuan itu terjadi di rumahnya dalam konteks silaturahmi. Saat itu, Dian juga sudah menyampaikan permohonan maaf atas unggahan ijazah tersebut.
“Saya bertemu di rumah saya waktu mas Dian Sandi bersilaturahmi dan meminta maaf karena telah mem-posting ijazah saya,” ujarnya.
Jokowi kembali menegaskan bahwa tidak ada instruksi atau permintaan dari dirinya kepada siapa pun untuk mengunggah ijazahnya ke media sosial.
Selain menjelaskan soal Dian Sandi, Jokowi juga mengklarifikasi informasi mengenai dosen pembimbingnya semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menyebutkan bahwa dosen pembimbingnya bukanlah Kasmudjo, melainkan:
“Dosen pembimbing skripsi memang bukan Pak Kasmudjo, tapi Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro,” jelas Jokowi.


