KITAINDONESIASATU.COM – Jika Pilkada Jakarta harus dua putaran, diprediksi akan berlangsung sengit.
Selain itu, kedua pasangan yang bertarung, yakni pasangan Pramono-Rano dan Ridwan Kamil-Suswono dipastikan akan kembali menggalang dukungan dari basis pemilih masing-masing serta berupaya merebut suara dari pemilih pasangan calon Dharma-Kun yang tidak lolos ke putaran kedua.
Pengamat politik Sugiyanto (SGY)-Emik menyebutkan, jika terjadi dua putaran, yang perlu dipersiapkan kedua belah pihak yakni kubu Pramono-Rano dan RK-Suswono adalah menarik perhatian masyarakat Jakarta, khususnya massa pendukung Dharma-Kun.
“Tantangan ke depan adalah bagaimana kedua pasangan ini dapat menarik perhatian pemilih yang sebelumnya mendukung calon lain atau bahkan memilih untuk golput dan ingat akan menjadi semakin seru karena di situ ada pertarungan antara KIM dan koalisi figur,” katanya.
Isu-isu strategis seperti penanganan banjir, transportasi publik, dan keberlanjutan pembangunan akan menjadi topik utama yang diangkat dalam kampanye kedua pasangan calon.
Kedua pasangan calon nanti harus bisa menjawab harapan masyarakat yakni yang bisa menghadirkan solusi nyata untuk berbagai masalah di ibu kota.
Dua putaran
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 memang diperkirakan akan berlangsung dalam dua putaran bila pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tidak berhasil meraih suara mutlak yakni lebih dari 50 persen pada putaran pertama.

