Setelah lebih dari empat dekade beroperasi, Helikopter S.A-330 PUMA resmi dipensiunkan dari dinas operasional TNI AU pada 29 Desember 2023 melalui Keputusan KASAU Nomor Kep/285/XII/2023 dan Kep/103/II/2024 tentang penetapan grounded permanen.
Posisi Helikopter PUMA kemudian digantikan oleh unit-unit modern seperti NAS-332 Super Puma dan EC-225M Caracal. Namun, salah satu unit PUMA kini tidak ditempatkan di museum, melainkan diabadikan di ruang terbuka Kabupaten Bogor sebagai penghormatan terhadap jasa dan sejarah panjangnya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Bogor menjadi lokasi berdirinya monumen pertama dan satu-satunya di dunia yang didedikasikan untuk Helikopter PUMA.
“Monumen ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di dunia yang didedikasikan khusus untuk helikopter PUMA, sebuah alutsista legendaris yang telah berkontribusi besar dalam berbagai operasi militer dan kemanusiaan di Indonesia sejak dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Panglima TNI serta Bupati Bogor atas dukungan dan fasilitasi dalam penempatan helikopter PUMA sebagai monumen kebanggaan nasional di Kabupaten Bogor.
“Angkatan Udara memiliki tradisi memberikan penghormatan terakhir kepada alutsista yang telah berjasa bagi negara, khususnya dalam melaksanakan berbagai operasi penting. Salah satunya adalah Heli Puma SA-330 ini, yang kini mendapat kehormatan untuk ditempatkan di Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI AU dan pemerintah daerah ini menjadi contoh sinergi nyata dalam pelestarian sejarah dan penguatan semangat kebangsaan.
“Terima kasih kepada Panglima TNI dan Pak Bupati Bogor atas kesempatan dan dukungan yang telah diberikan. Semoga ini menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mencintai tanah air,” tutup Marsekal Tonny. (Nicko)


