Ary menekankan bahwa nilai-nilai penting yang ingin disampaikan melalui pameran ini adalah upaya pelestarian warisan budaya, keanekaragaman budaya nusantara, fungsi sosial dan simbolik benda pusaka, seni dan kerajinan tangan, serta nilai filosofis yang terkandung dalam setiap benda budaya .
Pameran Nasional Pusaka Nusantara pertama kali dicetuskan pada dekade 90-an oleh Direktorat Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun dengan tema tematik sesuai koleksi museum di berbagai daerah.
Pada tahun 2025, akan ada tiga pameran bersama berskala nasional yang digelar, yaitu:
-Pameran Kain Tradisional Nusantara
-Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara
-Pameran Nasional Pusaka Nusantara.***

