KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki hari kedua Idul Fitri 2026, arus kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan menurut Jasamarga.
Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol bersama pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow.
Kebijakan ini diterapkan di jalur dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek pada Minggu siang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa, khususnya selama periode mudik Lebaran yang padat.
Penerapan contraflow dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
Koordinasi antara pengelola tol dan aparat kepolisian menjadi kunci agar rekayasa lalu lintas berjalan optimal dan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Upaya Antisipasi Jasamarga dan Imbauan bagi Pengendara
Rekayasa contraflow dinilai efektif untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat. Selain itu, langkah ini juga membantu memperlancar distribusi arus kendaraan menuju berbagai daerah di Jawa.
Pihak pengelola tol terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali.
Pengendara diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Antisipasi perubahan cuaca dan memastikan saldo uang elektronik cukup juga menjadi hal penting selama perjalanan mudik.(*)

