News

Jasad Korban Pelajar SMP Paron yang Hanyut di Kali Andong Paron Ngawi Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

×

Jasad Korban Pelajar SMP Paron yang Hanyut di Kali Andong Paron Ngawi Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
KORBAN TENGGELAM NGAWI
Petugas SAR saat mengevakuasi jenazah korban dari dalam sungai Andong, Paron, Kabupaten Ngawi, Selasa (13/5/2025). foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Korban pelajar hanyut di Sungai Andong, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Magetan akhirnya ditemukan tim gabungan BPBD dan TNI Polri, Selasa (13/5/2025) pukul 08:30 WIB.

Korban pelajar SMP kelas 7 di Paron ini bernama Rifky Nur Hidayat (14) warga setempat yang terseret air saat madi di DAM Desa Teguhan bersama dua teman lainnya, yang berhasil diselamatkan.

Namun malang Rifky saat itu tak tertolong dan hilang terbawa arus sungai yang datang dari atas pegunungan dan akhirnya diketemukan pagi pukul 08:30 WIB.

Putra pertama pasangan Sarwono (44) dan Siti Khofifah (38) ditemukan mengambang di tengah perlintasan belakang rumahnya di aliran sungai wilayah Desa Jambangan, Kecamatan Paron.

Petugas menemukan korban diperkirakan setelah korban hanyut hingga mencapai 3 km dari titik awal korban tenggelam dan terseret derasnya air sungai Andong.

Kepala Desa Teguhan, Supriyono seperti dilansir beritajatim.com mengatakan rasa duka yang mendalam bagi keluarga besarnya, bapak, ibu, nenek dan keluarganya menangis setelah menemukan korband alam keadaan sudah meninggal dunia.

Penemuan itu setelah petugas SAR dari Basarnas Bojonegoro, Novix Heryadi menjelaskan jika saat itu petugas sedang menggelar apel mendapatkan informasi penemuan jasad korban.

Medengar informasi itu petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi, kemudian korban dievakuasi ke rumah duka yang berjarak 3 km dari lokasi terseret air dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya tiga pelajar warga Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi terseret aliran Sungai Andong desa setempat, Senin (12/5/2025), dua anak berhasil diselamatkan sedangkan seorang belum ditemukan.

Peristiwa tragis itu terjadi di aliran sungai DAM Desa Teguhan pada sore hari pukul 16:00 WIB ketika mereka sedang mandi di sungai tiba-tiba datang air deras dari arah hulu.

Dari kejadian diketahui tiga orang anak yang hanyut adalah Rifky Nur Hidayat (14), Asyraf Khairul Azam (13) dan Dimas Subuh Pamungkas (11) seluruhnya warga Teguhan, Paron.

Namun dua pelajar ini berhasil diselamatkan sementara seorang masih belum ditemukan atas nama Rifky Nur Hidayat seorang pelajar kelas 7 SMP di Paron putra pertama pasangan Sarwono (44) dan Siti Khofifah warga Teguhan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *