KITAINDONESIASATU.COM – Paus Fransiskus dijadwalkan akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta provinsi Banten Selasa (3/9/2024) besuk dengan pesawat ITA Airways (Airbus A330neo) yang mengantarkan mengunjungi Indonesia.
Selain mengunjungi Indonesia Paus Fransiskus juga akan mengunjungi Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura.
Selama di Indonesia, Kepala Negara Kota Vatikan dan Kepala Pemerintahan Takhta Suci akan melaku kunjungan dan pertemuan, dengan kepala negara dan masyarakat sipil.
Berikut jadwal Paus Fransiskus selama berada di Indonesia setelah tiba di Jakarta, dengan agenda sebagai berikut.
- Rabu (4/8/2024) pukul 10.35 WIB, Paus akan bertandang ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Di istana Pau Fransiskus dan rombongan akan di bertemu Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahan, komunitas sipil dan para duta besar di istana.
Pukul pukul 11.30 WIB – dijadwalkan bertemu dengan anggota Serikat Yesus.
Pukul 16.30 WIB – melakukan pertemuan dengan uskup, pendeta, dan diaken (pelayan gereja) di Gereja Katedral Jakarta.
Pukul 17.35 WIB – bertemu dengan generasi muda dalam Scholas Occurrentes di Graha Pemuda Jakarta.
- Kamis (5/9/2024) melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama Indonesia pukul 9.00 WIB.
Pukul 10.15 WIB – pertemuan dengan penerima manfaat dari organisasi amal di Indonesia di kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Pukul 17.00 WIB – bertemu dengan ribuan Umat Katolik di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dan memimpin Misa Akbar.
- Jumat (6/9/2024), Paus bertolak menuju ke Ibu Kota Papua Nugini Port Moresby, melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara Direktur Program Indo-Pasifik di Wilson Center di Washington, Shihoko Goto kunjungan Paus ini dilakukan ketika sedang berjuang mengatasi masalah kesehatan.
Hal menunjukkan banyak hal tentang pentingnya strategis Asia bagi gereja, kunjungan pertama Paus Fransiskus adalah Indonesia, merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.
Di jakarta Paus akan mengunjungi masjid utama dan diperkirakan akan mengunjungi fitur unik yang dibangun pada tahun 2020 sebagai simbol kerukunan beragama, yakni terowongan persahabatan bawah tanah yang menghubungkan masjid tersebut dengan katedral Katolik.
Kunjungannya akan didampingi Imam Besar Nasaruddin Umar dan keduanya rencana mengikuti acara silaturahmi lintas agama.
Paus Fransiskus, yang pada tahun 2019 menjadi Paus pertama yang mengunjungi semenanjung Arab, telah lama mengisyaratkan bahwa dialog Katolik-muslim adalah sebuah prioritas. **


