Berdasarkan Sensus Pertanian 2023, tercatat ada 44.667 rumah tangga yang bergerak di usaha tanaman jagung, dengan sebagian besar mengusahakan jagung hibrida.
“Meski menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada curah hujan, kami akan terus mendukung petani agar tetap produktif,” ujar Haeruman.
Terakhir, Haeruman mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bukti keberhasilan Kabupaten Garut dalam sektor pertanian, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung di masa depan.
Dengan terus menjaga kualitas produksi dan memperkenalkan inovasi dalam budidaya jagung, Garut berkomitmen untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu produsen jagung terbesar di Jawa Barat.***





