News

Jadi Korban Percobaan Perampasan Motor Modus COD, Pria Jember Hentikan Pelaku dengan Cara Tak Terduga

×

Jadi Korban Percobaan Perampasan Motor Modus COD, Pria Jember Hentikan Pelaku dengan Cara Tak Terduga

Sebarkan artikel ini
Pria Jember Jadi Korban Perampasan Motor di Lumajang (Pixabay)
Pria Jember Jadi Korban Perampasan Motor di Lumajang (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pria asal Jember menjadi korban perampasan motor bermodus jual beli daring (COD) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Jarit, Pasirian, Lumajang, pada Senin, 17 Maret 2025.

Beruntung, korban berhasil mengejar pelaku dan menghentikannya dengan cara menabrakkan motornya.

Informasi mengenai kejadian ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram @platpemedia.

“Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat korban dan pelaku sepakat bertemu untuk transaksi COD sepeda motor,” tulis akun tersebut.

Namun, setelah berpura-pura mencoba kendaraan, pelaku justru melarikan diri dengan membawa motor beserta STNK milik korban.

Baca Juga  Jemaah Haji Diimbau Tak Bawa Zamzam di Bagasi, Koper Bisa Dibongkar Paksa

Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, korban langsung mengejar pelaku dengan keberanian tinggi.

Setelah beberapa saat melakukan pengejaran, ia akhirnya berhasil menghentikan pelaku dengan cara menabrakkan motornya.

Insiden ini menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berkumpul di lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat dua sepeda motor tergeletak di pinggir jalan. Selain itu, sejumlah warga tampak terlibat dalam perdebatan dengan pelaku.

Baca Juga  Boven Digoel Papua Diguncang Gempa M 4,7

Komentar Netizen tentang Aksi Perampasan Motor

image 99

Beberapa warganet yang melihat unggahan tersebut turut memberikan berbagai komentar mengenai insiden ini.

Salah satu pengguna menuliskan, “Ati-ati mas, nanti korban bisa jadi pelaku kalau seperti ini.”

Sementara itu, komentar lain menyebutkan keheranan karena pelaku tampak masih dalam kondisi baik.

“Kok masih mulus wajahnya,” tulis pengguna lain.

Kasusperampasan motor kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli daring, terutama yang menggunakan sistem COD.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *