KITAINDONESIASATU.COM – Kabar poligami hingga pasangan harmonis Paslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta menjadi sorotan di sela sela pengambilan dan penetapan nomor urut bertempat di Kantor KPU Purwakarta, Senin 23 September 2024.
Hal itu berawal saat salah satu cawabup memaparkan visi misi hingga berseloroh terkait poligami. Karuan saja, candaan itu ditanggapi beragam reaksi, ada yang nyinyir hingga pujian terhadap Paslon yang dinilai sukses membangun rumah tangga harmonis.
Sebut saja Paslon Yadi-Pipin misalnya, mereka mendatangi Kantor KPU Purwakarta untuk pengambilan nomor urut didampingi istrinya masing masing.
Sedangkan, paslon lainnya melenggang tanpa ditemani istrinya hingga muncul sejumlah prasangka negatif seperti disharmonisasi dan poligami.
Menanggapi hal tersebut, Teh Nina (40), istri Cabup Purwakarta Yadi Rusmayadi berpendapat poligami bentuk ketidaksetiaan suami terhadap isteri.
“Gak ada prilaku begitu di suami saya. Saya menemani suami sudah hampir 20 tahun,” ujarnya Senin 23 September 2024 malam.
Diakuinya, ia tahu watak suaminya seorang pekerja keras, setia terhadap pasangan hingga menyayangi anak anak. “Pokoknya my husband is the best,” katanya mengacungi jempol.


