Memasuki pekan kedua pertempuran, intensitas serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran juga meningkat.
Serangan itu dilaporkan menargetkan fasilitas strategis seperti industri pertahanan, angkatan udara, serta pusat produksi senjata.
Menurut laporan Channel 12, Israel diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu lagi untuk menyelesaikan operasi militernya. Jika tidak, ada kekhawatiran Iran dapat kembali memperkuat kekuatan militernya.
Perkiraan militer Israel juga menyebutkan bahwa sekitar 7.000 personel militer Iran dan anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) disebut telah tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Konflik ini bermula sejak 28 Februari ketika serangan Iran ke Israel meningkat setelah operasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan ratusan orang, termasuk sejumlah pejabat keamanan dan tokoh penting Iran.




