KITAINDONESIASATU.COM – Teknik Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) akan diterapkan di seluruh Indonesia.
Hal itu setelah sukses dioperasikan dalam proyek percontohan di Daerah Irigasi (D.I) Rentang, Kabupaten Cirebon Jawa Barat.
“Bedanya pada cara tanam, pemakaian air berkurang tapi yang produksi gabahnya bisa naik 2 ton,” kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Menteri PU menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi percontohan IPHA di Daerah Irigasi (D.I) Rentang, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu 5 Januari 2025.
“IPHA rencananya diterapkan di seluruh Indonesia karena ini salah satu solusi bahwa hemat air pun bisa maksimal hasilnya, insya Allah saya yakin bisa,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa penerapan IPHA seluas 85.867 ha di D.I Rentang sejak tahun lalu ini bisa dibilang proyek percontohan yang sukses.
Setelah itu, akan dilanjutkan penerapan IPHA di D.I Kamun, Majalengka, seluas sekitar 2.000 ha yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi.
Metode IPHA adalah teknik budidaya padi dengan sistem pengelolaan tanaman, air dan tanah.
Tujuannya untuk meningkatkan penggunaan air yang efektif, efisien dan proporsional, meningkatkan luas areal pertanaman (IP) terutama saat musim kemarau, serta meningkatkan produksi dan pendapatan petani.
