Tak lama setelah peringatan tersebut, serangan udara kembali menghantam bangunan lain yang lebih dekat dengan kompleks pemerintahan.
Korban Jiwa dan Warga Mengungsi
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan lain yang terjadi pada dini hari di wilayah Beirut menewaskan sedikitnya 12 orang. Serangan tersebut menghantam area trotoar di tepi laut yang menjadi tempat puluhan keluarga pengungsi mendirikan tenda.
Sejak konflik meningkat dalam beberapa waktu terakhir, total korban tewas dilaporkan mencapai ratusan orang, termasuk anak-anak dan tenaga medis.
Operasi Militer Diprediksi Berlangsung Lama
Pihak militer Israel menyatakan operasi terhadap Hizbullah tidak akan berakhir dalam waktu singkat.
Serangan terus dilanjutkan setelah kelompok tersebut sebelumnya meluncurkan roket dan drone ke wilayah Israel.
Akibat konflik yang semakin meluas, lebih dari 800 ribu warga Lebanon dilaporkan terpaksa meninggalkan rumah mereka demi mencari tempat yang lebih aman.(*)


