Berbeda dengan ransomware yang meminta tebusan, serangan jenis ini bertujuan menghancurkan data sehingga sistem tidak dapat digunakan.
Insiden tersebut memperlihatkan bagaimana konflik global kini tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga melalui serangan digital yang mampu melumpuhkan perusahaan besar dalam waktu singkat.(*)



