Pihak berwenang menemukan puluhan selongsong peluru di lokasi kejadian dan masih mendalami asal-usul senjata yang digunakan pelaku.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh serta peningkatan pengamanan di sekolah dan fasilitas publik.
Tragedi ini kembali memunculkan perhatian terhadap pentingnya pencegahan perundungan dan pengawasan keamanan di lingkungan pendidikan.(*)


