KITAINDONESIASATU.COM – Kelompok perlawanan Irak mengumumkan telah melancarkan puluhan serangan drone Irak yang menargetkan pangkalan AS Irak dalam 24 jam terakhir, menambah ketegangan di Timur Tengah.
Operasi ini menggunakan drone sebagai bentuk respons atas agresi Washington terhadap poros perlawanan di kawasan, menurut pernyataan resmi yang dirilis pihak kelompok perlawanan Irak.
Dalam pernyataannya, kelompok perlawanan Irak menegaskan bahwa serangan drone Irak ini ditujukan sebagai pembalasan terhadap kehadiran militer AS yang dinilai sebagai pendudukan di wilayah tersebut.
Meskipun lokasi pasti dan tingkat kerusakan akibat serangan drone perlawanan Irak pangkalan AS belum diungkap secara detail, pola operasi serupa sebelumnya menunjukkan dampak strategis yang signifikan.
Selain kelompok utama, faksi terpisah bernama “Saraya Oulia Al-Dham” juga mengklaim telah melakukan serangan drone Irak secara independen terhadap pangkalan AS Irak.
Langkah ini menunjukkan koordinasi longgar namun efektif antar-faksi kelompok perlawanan Irak dalam menekan kehadiran militer asing di kawasan.



