KITAINDONESIASATU.COM – Iran kembali meningkatkan eskalasi militernya dengan meluncurkan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, Samudra Hindia.
Serangan tersebut dilaporkan media Al Jazeera dengan mengutip kantor berita Mehr tanpa memberikan rincian tambahan.
Lokasi sasaran berjarak lebih dari 5.000 kilometer dari Teheran, menunjukkan kemampuan jangkau rudal Iran yang lebih jauh dari perkiraan banyak pihak.
Serangan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi balasan Iran terhadap Israel dan Amerika Serikat setelah operasi militer gabungan kedua negara tersebut pada 28 Februari.
Eskalasi konflik terus meningkat di berbagai wilayah Timur Tengah, termasuk serangan terhadap Israel dan fasilitas militer AS.
Ketegangan Iran Meningkat Setelah Persetujuan Inggris
Ketegangan antara Iran dan Inggris turut memanas setelah pemerintah Inggris memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militernya dalam operasi menyerang infrastruktur rudal Iran.
Keputusan tersebut dinilai Iran sebagai tindakan yang membahayakan warga Inggris serta bentuk keterlibatan langsung dalam konflik.
Iran menegaskan langkah-langkah militernya merupakan bentuk pembelaan diri atas apa yang disebut sebagai agresi.
Serangan ke Diego Garcia juga dianggap sebagai sinyal kemampuan strategis Iran dalam menjangkau target yang jauh dari wilayahnya.
Situasi ini menambah kerawanan keamanan di kawasan dan memicu kekhawatiran baru terkait potensi perluasan konflik.
Negara-negara internasional terus memantau perkembangan tersebut untuk mencegah eskalasi lebih jauh.(*)



