Rencana tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 1 Januari sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kendali terhadap mekanisme perdagangan dan harga komoditas.
Langkah itu menjadi strategi penting bagi Indonesia sebagai salah satu eksportir batu bara terbesar dunia, meski sebelumnya pembeli China menolak penerapan harga acuan pemerintah untuk ekspor batu bara Indonesia.(*)




