Meski hubungan diplomatik dengan NATO tengah mengalami ketegangan, Trump tetap dijadwalkan menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki dalam waktu dekat.
Agenda tersebut diperkirakan menjadi salah satu forum penting untuk membahas kembali peran dan kontribusi masing-masing negara anggota dalam menghadapi tantangan keamanan global.
Di sisi lain, Trump sebelumnya juga menilai NATO perlu melakukan evaluasi internal terkait efektivitas dan relevansi aliansi tersebut di tengah dinamika konflik dunia yang terus berkembang.
Pernyataan ini kembali memunculkan perdebatan mengenai masa depan kerja sama transatlantik antara Amerika Serikat dan sekutunya.(*)

