Internasional

Balas Serangan dan Tolak Negosiasi, Iran Kirim Sinyal Perang Terbuka ke AS

×

Balas Serangan dan Tolak Negosiasi, Iran Kirim Sinyal Perang Terbuka ke AS

Sebarkan artikel ini
tentara iran
Dok. Tentara Iran. (Foto: Press TV)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan Timur Tengah makin membara. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, akhirnya angkat bicara dan membantah keras kabar bahwa Teheran tengah membuka jalur negosiasi baru dengan Washington.

Lewat pernyataan resminya di platform X, Larijani menepis laporan yang menyebut Iran mencoba kembali berdialog dengan Amerika Serikat melalui Oman. Isu itu sebelumnya mencuat setelah media internasional, termasuk Al Jazeera yang mengutip The Wall Street Journal, melaporkan adanya inisiatif baru dari Teheran.

Namun Larijani menegaskan tanpa kompromi, “Kami tidak akan bernegosiasi dengan AS.”

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal keras bahwa pintu diplomasi belum akan terbuka di tengah eskalasi konflik yang semakin panas.

Tak berhenti di situ, Larijani juga melontarkan kritik tajam kepada Presiden AS, Donald Trump. Ia menuding Trump telah menyeret kawasan ke jurang kekacauan dengan ilusi kosong dan ambisi politik yang berbahaya.

Menurut Larijani, slogan America First kini telah berubah menjadi Israel First. Ia bahkan menuduh Trump mengorbankan tentara Amerika demi ambisi kekuasaan Israel, serta membuat keluarga militer AS membayar harga mahal akibat kebijakan yang dinilainya penuh kebohongan baru.

Baca Juga  Iran Bongkar Identitas Perwira AS di Balik Serangan Minab, 170 Anak Tewas!

Sementara itu, situasi di lapangan kian mencekam. Kampanye militer gabungan AS-Israel yang dimulai Sabtu lalu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal ke sejumlah negara Teluk. Laporan terbaru menyebut tiga personel militer AS tewas dan lima lainnya mengalami luka serius dalam eskalasi terbaru ini. (Sumber: Anadolu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *