News

Innalilahi! Ning Dila Jemaah Calon Haji dari Ponpes di Sepanjang Meninggal di Dalam Pesawat Menuju Madinah

×

Innalilahi! Ning Dila Jemaah Calon Haji dari Ponpes di Sepanjang Meninggal di Dalam Pesawat Menuju Madinah

Sebarkan artikel ini
JEMAAH CALON HAJI SEPANJANG
Jenazah almarhumah Ning Dila dalam di dalam pesawat saat penerbangan menuju Madinah, Kamis (8/5/2025). foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Berita duka menyelimuti keluarga besar Ponpes Bahauddin Ngelom Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/5/2025).

Berita duka ini berkaitan dengan meninggalnya seorang calon jemaah haji asal Sidoarjo yang diketahui seorang tokoh perempuan NU Nyai Nur Fadilah meninggal dunia di dalam pesawat saat penerbangan menuju Madinah, Arab Saudi.

Nur Fadilah tergabung dalam kloter SUB-20. Dia berangkat dari embarkasi Surabaya menuju Madinah dalam rangkaian ibadah haji 2025 dari embarkasi Asrama Haji Surabaya setelah melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.

Baca Juga  Nataru 2025/2026, Kemenhub Siapkan Bandara Hadapi 5 Juta Penumpang

“Pagi ini di atas pesawat Saudi Arabia SV5323 jam 07.00-an waktu setempat, wafat Ibu Nyai Nur Fadilah, calon jemaah haji asal Sepanjang, Taman, Sidoarjo,” eks Menpora Imam Nahrawi saat dikonfirmasi wartawan Kamis (8/5/2025).

Ning Dila yang merupakan panggilan akrap Nur Fadilah merupakan rombongan dari kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh KBIHU Rohmatul Umah An-Nahdliyah Sidoarjo (SUB 20 Romb 06).

Paman Almarhum KH M Syihabuddin Sholeh Qoashim mengatakan kepada wartawan jika almarhum merupakan menantu dari keluarga besar Ponpes Bahauddin Ali Ar Rofi’i Ngelom Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga  Polres Trenggalek Sukses Buat 60 Personelnya Turunkan Berat Badan Dengan Program Diet Khusus

Kabar meninggalnya almarhumah sudah diterima keluarga besar usai menjelankan sholat subuh lihurmatil wakti, almarhumah dilaporkan wafat dalam perjalanan di dalam pesawat sekitar pukul 07 waktu setempat.

Di jelaskan almarhumah diberangkatkan ihram bersama suaminya Gus Hasan Syadzily, kedua pasangan daftar pada tahun 2012 dan mendapatkan panggolan Allah pada tahun ini.

Seperti dalam unggahan video di sosial media, jenazah almarhumah di letakkan di bahwah depan bangku tempat duduk dengan ditutupi kain berwana hijau di antara para jemaah calon haji. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *