KITAINDONESIASATU.COM – Berdasarkan data terakhir, akibat gempa darat yang terjadi di Kabupaten Bandung dan Garut, ada puluhan warga yang mengalami luka-luka. Mereka yang luka berat telah mendapatkan perawatan di fasilitas medis setempat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam siaran persnya yang diterima KitaIndonesiaSatu.Com menyebutkan, bersasarkan data pada Rabu 18 September pukul 15.20 WIB, total korban luka sebanyak 81 orang di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut 1 orang.
Di Kabupaten Bandung, kata dia, 23 orang mengalami luka berat dan 58 lainnya luka ringan. Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan puskesmas yang berada di Kecamatan Kertasari.
Sementara keluarga terdampak di Kabupaten Bandung dilaporkan sebanyak 491 KK dan di Kabupaten Garut sebanyak 209 KK.
Ditambahkan, rumah terdampak di Kabupaten Bandung dilaporkan sebanyak 491 unit. Selain tempat tinggal, dampak pada bangunan di wilayah ini, di antaranya fasilitas kesehatan 5 unit, pendidikan 9, gedung pemerintah 2, fasilitas umum 18 dan tempat ibadah 27.
Sedangkan di Kabupaten Garut, rumah terdampak sebanyak 209 unit, sarana pendidikan 7 dan fasilitas ibadah 5.
Namun data tersebut, bisa saja bertambah, sebab petugas BPBD setempat masih terus memutakhirkan jumlah kerusakan dan tingkat kerusakan pada bangunan terdampak yang telah terdata.
“BNPB terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD terkait dengan penanganan darurat. Tim Reaksi Cepat BNPB telah bergerak menuju lokasi bencana untuk mendukung respons darurat,” kata dia.

