Ancaman Sextortion dan Perdagangan Orang Digital
Dalam diskusi, Divisi Investigasi Kejahatan Siber Thailand, Pol. Col. Runglert Kantachan, mengungkapkan bahwa sextortion (pemerasan berbasis konten seksual) kini semakin marak dan sering dikaitkan dengan sindikat perdagangan manusia.
Sebagai respons, Satgas Pornografi Anak Online yang dibentuk oleh Polri sejak 24 Mei 2024 telah berhasil memblokir lebih dari 10.934 konten pornografi anak di ruang digital, sebagai bagian dari upaya sistematis menciptakan ruang daring yang aman bagi anak-anak .
Kerja Sama yang Lebih Luas
Dalam sesi tanya jawab, Kasubdit II Dittipid PPA dan PPO, KBP Ganis Setyaningrum, menanyakan lebih lanjut mengenai struktur organisasi TICAC, pendanaan, serta mekanisme kerja sama dengan LSM.
TICAC menjelaskan bahwa kemitraan mereka dibangun melalui perjanjian formal seperti MoU , dan terbuka bagi lembaga penegak hukum serta mitra sipil yang memenuhi kualifikasi tertentu.
Di akhir kunjungan, Brigjen Pol Nurul Azizah menyampaikan harapan bahwa kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara Polri dan TICAC serta mitra internasional lainnya. Bersama, kita berkomitmen melindungi anak-anak dari ancaman eksploitasi seksual, terutama di ruang digital yang semakin kompleks,” pungkasnya.***


