Abeng (50) warga lainnya juga menyebut, angin yang bertiup mengarah ke permukiman warga membuat asap masuk hingga ke rumah warga, dan mengakibatkan sejumlah warga dan anak-anak mengalami sesak nafas sehingga harus mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi.
“Kalau korban mah gak ada ya, cuma itu asapnya kan ke rumah-rumah itu banyak bocah-bocah sama nenek-nenek jadi nafasnya sesak,” ungkap Abeng.
Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi, Mulyadi Hadi Saputra menyebut sebanyak lima unit armada dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar tumpukan limbah area pabrik dilahan seluas 1,7 hektar tersebut.
“Luas yang terbakar 300 meter. Kita mengerahkan lima unit berarti kita ada sekitar 20 anggota ditambah lima Rescue,” ujar Mulyadi.

