News

Ibu Bupati Pandeglang, Bangunkan Kami Jembatan Yang Baik, Kalau Hujan Biar Kami Bisa Tetap Sekolah

×

Ibu Bupati Pandeglang, Bangunkan Kami Jembatan Yang Baik, Kalau Hujan Biar Kami Bisa Tetap Sekolah

Sebarkan artikel ini
jembatan 1
Ilustrasi jembatan terendam (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Jeritan siswa dari lubuk hati yang dalam terucap pada Sabtu (18/1/2025), karena sekitar 30 siswa tidak bisa sekolah akibat hujan. Memang dimana mana banjir, akan tetapi di Kampung Leuwi Buaya dan Kampung Sukamaju Desa Sindangkerta Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, banjir dan membuat jembatan yang menjadi satu-satunya akses untuk menuntut ilmu terendam.

Bencana banjir yang merendam Jembatan Leuwi Lojor itu tidak hanya menghambat warga di Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang dalam melakukan aktivitas. Rahma Aulia salah seorang siswa SMPN 4 Cibitung mengaku bahwa banjir tersebut membuat dirinya dan teman-temannya tidak bisa berangkat ke sekolah.

Kata dia, ada sekitar 30 orang siswa dari dua kampung, siswa SD 20 orang dan 10 anak SMP. Rahma berharap pemerintah bisa membuatkan jembatan yang layak agar saat hujan tidak terendam banjir. “Kami di sini sangat berharap pemerintah daerah maupun pusat agar segera membangun jembatan agar kami bisa lancar sekolah saat musim hujan,” ungkapnya.
Tidak hanya Rahma, siswa lainya, Fira dari sekolah dasar berharap agar ada yang membangunkan jembatan yang bisa dilalui ketika hujan. Jangan sampai setiap datang musim hujan jembatan terendam banjir. “Ibu Bupati Pandeglang, agar kami bisa sekolah dengan lancar tolong bangunkan jembatan,” katanya dengan nada geregetan.

Tokoh Pemuda Cibitung, Ata, juga mengungkapan harapan yang sama. Dia berharap pemerintah daerah bisa memprioritaskan pembangunan di Kabupaten Pandeglang, khususnya di Kecamatan Cibitung, salah satunya jembatan. Karena kalau hujan datang banyak jembatan terendam luapan air dari sungai. “Kami sebagai warga berharap pemerintan paham dengan kebutuhan masyarakat sehingga warga tidak terganggu aktivitasnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sarmadi mengaku sudah sering melakukan pengusulan terkait pembangunan jembatan, namun sampai sekarang belum ada yang realisasi. “Kami sangat miris melihat anak-anak di kampung ini jika hujan tidak sekolah lantaran jembatan menuju sekolah terndam banjir. Kami berharap pemerintah daerah serius untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah Kecamatan Cibitung khsusunya jembatan,” ujarnya.

“Jembatan ini juga menghubungkan dengan banyak desa. Jalan tersebut merupakan akses utama dari Desa Citeluk, Desa Manglid, Desa Kutakarang, dan Desa Kiarajangkung. Oleh karena itu kami sangat berharap pemerintah bisa memberikan prioritas pembangunan,” keluh Sarmadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *