News

Hujan Lebat Malam Hari, Tengah Malam Kelurahan Madiun Dilanda Banjir

×

Hujan Lebat Malam Hari, Tengah Malam Kelurahan Madiun Dilanda Banjir

Sebarkan artikel ini
sampah banjir
Sampah memadati jembatan hingga menyebabkan air meluap ke jalan dan menutus transportasi di kawasan ini. foto: netizen/ siswowidodo

KITAINDONESIASATU.COM – Musim hujan baru tiba hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Minggu (17/11/2024) petang hingga malam hari menyebabkan sejumlah wilayah banjir.

Hujan memang terjadi cukup lama lebih dari empat jam akibatnya sejumlah sungai meluap dan menyebabkan banjir hingga Senin (18/11/2024).

Di wilayah Kota Madiun setidaknya ada empat Kelurahan di dua Kecematan terendam banjir yaitu Kelurahan Tawangrejo, Pilangbango, Kelun dan Manisrejo.

Hujan yang berakibat banjir juga membuat dua jembatan Kota Madiun dengan Kabupaten Madiun tertutup sampah hingga air meluap dan menutup akses Mojopurno wilayah Kabupaten Madiun dengan Manisrejo, Kota Madiun.

Baca Juga  Banjir dan Longsor Terjang Sumatera Utara, 24 Warga Meninggal, Tapanuli Selatan Catat Korban Terbanyak

Begitu juga dari arah segitiga Kelun, Plangbango dan Desa Betek juga terjadi halnya sama air di wilayah perbatasan meluap di Jembatan Mojopurno hingga tak bisa dilalui.

Berita cuaca jatim dari BMKG: Seluruh Daratan di Wilayah Jatim Memiliki Potensi Hujan, Khususnya Malam Hari

Luapan air menggenangi rumah warga dan akses Manisrejo – Dungut di Kelurahan Munggut, Wungu memutus jalan itu.

Sementara luapan air juga menggenangi di sejumlah rumah di Perumnas Mojopurno seperti diungkapkan dalam akun sosial media Madiun.

Sementara di Kelurahan Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun memaksa warga, lansia harus mengungsi sementara ke rumah tetangga terdekat.

Baca Juga  VIRAL! Puluhan Motor Berserakan Pasca Banjir di Bekasi, Netizen: Cobaan di Bulan Ramadhan

Menurut warga banjir separah seperti ini baru terjadi pertama kali, hingga ketinggian air mencapai satu lutut orang dewasa.

Dikatakan banjir terjadi mulai pukul tengah malam sekitar pukul 24:00 WIB, bahkan air sempat satu pinggang dan masuk ke rumah warga, hingga sebagian warga mengungsi.

Hingga Senin (18/11/2024) dini hari luapan air masih menggenangi jalan raya dan pemukiman, proses pendataan sudah dilakukan BPBD Kabupaten Madiun.

Diperoleh keterangan hingga saat ini BPBD Madiun masih mendata jumlah rumah terdampak dan memastikan langkah penanganannya, termasuk upaya penyalurkan bantuan. **

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *