KITAINDONESIASATU.COM – Bencana hidrometeorologi diperkirakan cukup tinggi pada Desember, Januari, dan Februari 2025 untuk itu masyarakat harus tetap waspada.
Itu himbauan dari Kemnko PMK Pratikno ketika menggelar rapat koordinasi di Gedung Grahadi Surabaya terkait mitigasi bencana yang akan terjadi.
BPBD Magetan juga telah mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan.
Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngutoronadi, Kabupaten Magetan cuaca ekstrem berupa hujan angin kencang kembali diwilayah ini.
Hujan angin terjadi sekitar pukul 14:15 WIB hingga menyebabkan belasan pohon tumbang dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga rusak parah.
Akibat hembisa angin kencang membuat panik warga, karena tidak sedikit di antara rumah warga yang atapnya beterbangan, belum lagi ada rumah yang tertimpa pohon dll.
WASPADA BENCANA: Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Siapkan Empat Langkah
Menurut informasi dari BPBD Kabupaten magetan jumlah kerugian mencapai puluhan juta, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Akibat kejadian ini sejumlah askse jalan juga tertutup akibat tumbangnya pohon di jalan, namun sekitar pukul 17:00 WIB kondisi jalan sudah kembali normal.
Berikut daftar kerusakan dari catatan BPBD Magetan:
Pohon tumbang
- Pohon tumbang jenis mangga berdia meter 130 cm menutup akses jalan desa dan pagar rumah warga
- Pohon tumbang jenis maoni berdia meter sekitar 60 cm menutup akses jalan ke sawah warga
- Pohon tumbang jenis jati berdiameter 80 cm tumbang menimpa atap dapur warga.
Kersuakan tempat tinggal dan fasilitas umum:
Rusak ringan
- Genteng rumah Jumirah RT 06 RW 03
- Genteng rumah Seto RT 06 RW 03 genteng mlorot
- Genteng rumah Yoyok Haryanto RT 06 RW 03 genteng melorot
- Genteng rumah Jito RT 06 RW 03 Genteng melorot
- Genteng rumah Bandi RT 06 RW 03 genteng melorot
- Rumah Agung RT 006 Rw 03
- Rumah Kamsi RT 006 RW 003
- Rumah Suti Rahayu RT 004 RW 003
- Rumah Suyati RT 002 RW 001
- Rumah Wahyuni RT 002 RW 001
- Rumah Richo RT 006 RW 006
- Rumah Didik RT 006 RW 003
- Rumah Mujianto RT 006 RW 003
- Rumah Nana RT 002 RW 003
Rusak Sedang
- Gubuk Petani Ngesut
- Atap rumah Dirun Simbatan RT 06 RW 03
- Genteng dapur Tilah RT 04 RW 03. **


