KITAINDONESIASATU.COM – Angin kenjang disertai hujan yang memporak porandakan sejumlah bagunan dan merobohkan pohon besar tak hanya terjadi di Madiun dan Blitar saja, Kamis (31/10/2024) dan Jumat (1/11/2024).
Wilayah Kabupaten Magetan juga merusak puluhan rumah dan pepohonan roboh di puluhan tempat wilayah Kabupaten magetan.
Menurut prakiraan BMKG (Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika) cuaca ekstrem diperkirakan akan terjadi hingga 6 November 2024.
Untuk itu masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang akan terjadi hingga sepekan ini.
Beberapa wilayah yang dilanda kerusakan akibat cuaca ektrem itu antara lain adalah:
- Jalan Raya Ring Road Sidorejo – Panekan, Kec. Sidorejo
- Jalan Pasar Legi sekitar RSU Bhakti Persada, Desa Blaran, Kecamatan Barat
- Dukuh Klumpit, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo
- Dusun Karasan, Desa Kartoharjo, Kecamatan kartoharjo
- Dusun Taman Semar, Desa Kartoharjo
- Desa Karangsono, Kecamatan Barat
- Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan
- Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat
- Dukuh Alas Malang, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo
- Pintu masuk Stasiun Barat
- Desa Rejomulyo, Barat
- Pohon karsen dan pete tumbang menutup jalan dan merusak kendaraan
- Los pedgang di Taman Semar, Kartoharjo rusak berat kerigian mencapai Rp48 juta
- Beberapa, kandang ternak, rumah warga rusak ringan hingga sedang
- Pohon kluwih, beringin, sengon dan talok tumbang di berbagai desa menutup akses jalan
- Pohon mindi tumbang menimpa rumah Suratno warga Desa Rejomulyo
BPBD Kabupaten Magetan melaporkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa namun kerugian material yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.
BPBD Magetan juga menghimbau agar masyarakat waspada saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.
Disarankan untuk tidak berteduh di bawah pohon, baliho, atau bangunan yang berpotensi roboh, serta menepi di tempat aman jika berada di perjalanan. **


