News

Hotman Paris Ejek Razman Arif, Sebut Hanya Pengacara Pinggiran dengan Kasus Kecil

×

Hotman Paris Ejek Razman Arif, Sebut Hanya Pengacara Pinggiran dengan Kasus Kecil

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 15
Hotman Paris vs Razman Arif Nasution

KITAINDONESIASATU.COM – Hotman Paris secara terbuka menyindir Razman Arif Nasution dengan menyebutnya sebagai “pengacara pinggiran”.

Sebagai pengacara ternama dengan reputasi besar, Hotman menegaskan bahwa pengalaman dan jam terbangnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Razman, yang kini menangani kasus Vadel Badjideh.

Menurut Hotman, Razman hanya menangani perkara-perkara kecil yang tidak melibatkan tokoh penting sepertinya.

“Nggak kenal, dia kan pengacara pinggiran,” ujar Hotman dalam sebuah acara televisi pada Kamis, seperti ditulis Viva pada 13 Februari 2025.

Ia juga menambahkan bahwa Razman lebih banyak berpraktik di daerah dengan menangani kasus sederhana.

Salah satu kasus yang dianggap Hotman tidak signifikan adalah perselisihan antara Vadel Badjideh dan Nikita Mirzani.

Ia heran mengapa Razman bersedia membela Vadel dengan penuh semangat meskipun diduga menerima bayaran yang tidak besar atau bahkan gratis.

Hotman juga menilai bahwa Razman hanya mencari sensasi agar tetap viral di media sosial.

Ia pun membanggakan kasus-kasus besar yang ditanganinya, yang melibatkan figur-figur berpengaruh di Indonesia.

“Misalnya kemarin lawan putrinya Nikita, ya itu banyak yang gratisan. Yang penting masuk media sosial, jalan sana-sini. Kalau saya, kan, pengacara 1000 naga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah memiliki reputasi internasional.

Perseteruan antara keduanya semakin memanas ketika Razman nyaris menyerang Hotman yang sedang duduk sebagai saksi dalam persidangan.

Konflik ini berawal dari laporan Hotman terhadap Razman dalam kasus pencemaran nama baik.

Meskipun Razman mengklaim tidak takut pada Hotman ataupun ancaman hukuman penjara, Hotman justru menilai pernyataan itu menunjukkan kecemasan lawannya.

“Saya sudah 38 tahun menginterview orang, jadi saya lebih hebat dari psikolog. Dari cara bicaranya, justru terlihat bahwa dia sangat ketakutan masuk penjara,” ungkapnya.

Menurut Hotman, reaksi Razman yang tampak grogi dalam menghadapi kasus ini mencerminkan kecemasan dan ketakutan terhadap konsekuensi hukum.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *