KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki hari ke-4 pencarian korban yang tertimbun reruntuhan bangunan tiga lantai dan musala Ponpes Al Khaziny, Buduran, Sidoarjo terus dilakukan Kamis, 2 Oktober 2025.
Bahkan pencarian korban dilakukan dengan menggunakan alat berat meski belum selesai masa golden time yang direncanakan pukul 16:00 WIB dimajukan menjadi pukul 11:30 WIB.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno yang berada di lokasi mengatakan pengangkatan puing dilakukan dengan ekstra hati-hati.
Hal ini karena sedapat mungkin korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat, oleh karenanya dengan cara yang ekstra hati-hati, mengingat diduga masih ada banyak korban yang berada di antara puing reruntuhan itu.
Menurut data sementara Tim SAR Gabungan Kamis (2/10/2025) terdapat sebanyak 108 orang yang menjadi korban dalam peristiwa tragis itu.
Dari 108 orang rinciannya sebanyak 18 korban dievakuasi petugas dengan 5 di antaranya meninggal dunia, sedangkan sisanya berhasil menyelamatkan diri secara mandiri.
Meski demikian tim SAR memperkirakan masih ada puluhan korban lainnya yang dilaporkan hilang sebanyak 59 orang diperkirakan masih berada di bawah reruntuhan yang tidak diketahui kondisinya.
Seperti kita ketahui reruntuhan bangunan tiga lantai termasuk mushola asrama putra yang terjadi pada Senin (29/9/2025) sore hari.
Saat kejadian ada ratusan santri yang sedang menunaikan sholat Ashar berjamaah di dalam gedung yang masih dalam tahap pembangunan tersebut.
Oleh karena itu kini petugas dengan cermat akan terus melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat, sejauh ini belum ditemukan para korban dan petugas sudah menemukan tanda-tanda kehidupan.
Meski demikian pencarian akan dilakukan dengan hati-hati dengan harapan petugas akan berhasil mengevakuasi para korban dalam keadaan selamat.
Sejauh ini petugas sudah berhasil mengevakuasi korban meninggal sebanyak 5 orang dan 4 orang di antaranya sudah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim yang langsung diserahkan kepada keluarga korban.
Berikut daftar korban yang sudah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarganya:
- Maulana Alfan Ibrahimavic (13)
warga Kalianyar Kulon 9/5 RT 04 RW 07, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian Surabaya. - Muhammad Masudulat (14)
warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya. - Muhammad Soleh (22)
warga Jl Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung. - Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17)
warga Jalan Putat Jaya Sekolahan 2/42 RT 010 RW 003, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. - Satu korban saat ini, masih dalam proses identifikasi. **


