KITAINDONESIASATU.COM – Perempuan bukan hanya penopang rumah tangga, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam menggarap lahan pertanian. Hal ini dibuktikan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tigaron di Desa Tambak Anyar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, yang berhasil memanen lebih dari 5 ton padi varietas Siam Datu dari lahan seluas satu hektar.
Capaian itu terungkap saat Dinas Pertanian Kabupaten Banjar bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Martapura Timur melakukan ubinan dan panen, Rabu (20/8/2025).
Koordinator BPP Martapura Timur, Kasmawati, mengatakan hasil panen KWT Tigaron menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki kemampuan mengelola pertanian secara optimal. Dari hasil pemantauan, sawah mereka rata-rata memiliki 64 rumpun, 24 anakan, dan 215 bulir per malai.
“Ubinan mencatat produksi gabah kering mencapai 5,488 ton per hektar. Ini membuktikan kualitas lahan dan keterampilan mereka sangat baik,” ujarnya.
Menurut Kasmawati, keberhasilan ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu mendukung, tetapi juga memimpin dalam peningkatan produktivitas pangan.
“Kami berharap capaian ini bisa menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain. Semakin banyak perempuan yang terlibat, semakin kuat ketahanan pangan kita,” katanya.
Ketua KWT Tigaron, Lilis Setiawati, turut bersyukur atas panen tersebut. Ia menyebut pendampingan penyuluh pertanian menjadi kunci keberhasilan kelompoknya.
“Penyuluh selalu mendampingi dan membimbing kami tanpa kenal lelah. Alhamdulillah hasilnya maksimal,” ungkapnya.

