Jemaah yang datang dari daerah hulu sungai (Banua Enam) akan diarahkan melalui jalur alternatif di Simpang Tiga Haji Duan, Kecamatan Astambul. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya kemacetan yang berlarut-larut setelah Haul.
“Jemaah yang bergerak dari hulu sungai menuju Banjar akan diarahkan melalui jalan bypass Margasari, Kabupaten Tapin. Sebaliknya, jemaah yang menuju Banua Enam dari Banjar akan menggunakan jalur protokol (Jalan A. Yani) yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gustri Nyoman Yudiana, melaporkan adanya peningkatan pesat dalam jumlah kapal yang bersandar di dermaga selama pelaksanaan Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul, yang bertepatan dengan 5 Rajab 1446 Hijriah.
“Tahun ini tercatat 1.233 kapal yang bersandar, mayoritas di Dermaga Air Santri dan dermaga dekat Pondok Pesantren Darussalam. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencatatkan 625 unit, dengan penambahan sebanyak 608 unit pada 2025,” ujarnya. (af/aps)***


