News

Hasil Evaluasi Kinerja 100 Hari: Menag Nasaruddin Dinilai Berkinerja Terbaik

×

Hasil Evaluasi Kinerja 100 Hari: Menag Nasaruddin Dinilai Berkinerja Terbaik

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 01 22 at 10.53.29
Menag Nasaruddin Umar meraih skor tertinggi hasil evaluasi kinerja 100 hari di Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo-Gibran. (Humas Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Jakarta melakukan evaluasi kinerja menteri di Kabinet Merah Putih (KMP) Pemerintahan Prabowo-Gibran. Hasilnya, Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, meraih skor tertinggi (kinerja terbaik) di antara jajaran menteri lainnya.

CELIOS adalah lembaga penelitian independen yang fokus pada kajian makro-ekonomi, keadilan fiskal, transisi energi, dan kebijakan publik. Ada lima indikator yang dinilai, yaitu: Pencapaian Program, Kesesuaian Rencana Kebijakan dengan Kebutuhan Publik, Kualitas Kepemimpinan dan Koordinasi, Tata Kelola Anggaran, dan Komunikasi Kebijakan.

Merespons hal itu, Menag Nasaruddin menilai hasil evaluasi tersebut menjadi motivasi untuk terus fokus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita fokus layani umat. Bagaimana umat merasakan kehadiran Kementerian Agama karena kemudahan akses atas layanan yang semakin baik dan bermutu. Ini fokus yang akan kita terus upayakan ke depan,” terang Menag di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025.

Baca Juga  170.018 Jemaah Indonesia Sudah Kantongi Kartu Nusuk

Dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Agama pada 21 Oktober 2024, Nasaruddin Umar melakukan sejumlah terobosan. Bersama DPR, Kemenag telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dengan rata-rata turun sekitar Rp4 juta dibanding tahun sebelumnya. Menag juga berkomitmen menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 625.481 guru madrasah dan guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Rekruitmen 20.722 formasi CPNS dan 89.781 formasi CPPPK Kementerian Agama juga berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.

“Tahun ini ada banyak hajat besar Kementerian Agama. Indonesia jadi tuan rumah MTQ Internasional yang diikuti utusan dari 38 negara. Lalu persiapan PPG bagi Guru Dalam Jabatan. Disusul Ramadan, lalu penyelenggaraan haji. Semua ini berkaitan langsung dengan orang banyak, ratusan ribu,” ujarnya.

Baca Juga  Guru Madrasah Bisa CEK Lolos Masuk PPG Dalam Jabatan Angkatan 1 Mulai Besok 2 Februari

BACA JUGA: Menag Nasaruddin Sebut Pentingnya Ekoteologi dalam Pelestarian Alam

“Mohon doa semoga Kemenag bisa terus menginisiasi beragam program yang berdampak pada pemberdayaan publik, termasuk pemberdayaan ekonominya,” tandas Menag.

CELIOS dalam Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Merah-Putih mengajukan dua Pertanyaan kepada responden. Pertama, siapa menurut Anda Menteri Berkinerja Terbaik dalam Kabinet Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama?; Kedua, siapa menurut Anda Menteri Berkinerja Buruk dalam Kabinet Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama?

Hasilnya, skor tertinggi (Kinerja Terbaik) diraih Menteri Agama Nasaruddin Umar. Bahkan, nilainya mendekati 100, mencerminkan tingginya skor yang diterima terkait kebijakan di sektor agama.

Pada evaluasi Kinerja Menteri/Kepala Badan di Bidang Sosial & Politik, Menag juga menempati posisi pertama.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kemenag, Akhmad Fauzin menilai, hasil evaluasi CELIOS bahwa Menag Nasaruddin Umar mendapat nilai tertinggi dalam kinerja 100 hari, terafirmasi oleh survei Harian Kompas pada Januari 2025. Kompas menempatkan Menag sebagai menteri dengan citra positif tertinggi.

Baca Juga  Dua Lokasi Layanan SIM Keliling di Bogor

“Ini sebuah apresiasi sekaligus cambuk yang memotivasi kami untuk terus bekerja lebih baik, menyukseskan program Menag dan Wamenag dalam memberikan layanan terbaik kepada umat,” ujar dia.

Kompas merilis 10 nama anggota Kabinet Merah Putih dengan nilai tertinggi pada survei tajuk “Popularitas dan Citra Positif Kabinet Merah Putih”. Sesuai namanya, ada dua indikator yang disurvei, yaitu: popularitas dan citra positif. Survei pada Januari 2025 ini melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak, dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,65%. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *