KITAINDONESIASATU.COM – Peringatan Hari Desa Nasional 2026 resmi digelar di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026) hari ini.
Perayaan tahunan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi juga diarahkan sebagai momentum strategis untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah menargetkan kegiatan ini mampu menghidupkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mempromosikan produk-produk lokal desa agar memiliki daya saing lebih luas.
“Acara ini pasti berlangsung meriah dan berdampak langsung pada UMKM serta produk warga. Dari Liga Desa, kita juga berharap lahir pesepakbola asli desa tanpa perlu naturalisasi,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam Rapat Pimpinan Gabungan Persiapan Hari Desa Nasional 2026 di Jakarta.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 dirancang sebagai pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa. Setiap warga didorong berpartisipasi aktif agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara kolektif, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya.
Salah satu program unggulan adalah Liga Desa yang akan dibuka di Lapangan Sepak Bola Desa Banyu Biru, Kabupaten Semarang, pada 20 November 2025. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit baru pesepakbola nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di desa penyelenggara.

