News

Hari Antikorupsi Sedunia, Sorotan ICW pada Skor IPK Indonesia dan Kerugian Rp56 Triliun

×

Hari Antikorupsi Sedunia, Sorotan ICW pada Skor IPK Indonesia dan Kerugian Rp56 Triliun

Sebarkan artikel ini
FotoJet 13 3
Menuju Indonesia Bersih Korupsi

KITAINDONESIASATU.COM – Pada Senin (9/12/2024), Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar aksi di kawasan Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia.

Aksi ini menjadi bentuk kritik terhadap kinerja pemerintah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus-kasus korupsi di Indonesia.

ICW menyoroti fakta bahwa pada tahun 2023, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia hanya mencapai skor 34, menempatkan negara ini di peringkat ke-115 dari 180 negara yang dinilai.

Skor ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi di Indonesia masih jauh dari memadai, terutama mengingat tantangan yang dihadapi semakin kompleks.

Baca Juga  Mossad Diduga di Balik Ledakan Pager Hizbullah

Dalam aksinya, ICW mengangkat tiga persoalan besar yang dianggap saling berkaitan, yaitu pemberantasan korupsi, kualitas demokrasi, dan dampak krisis iklim.

Menurut ICW, ketiga isu ini menjadi ujian berat bagi Indonesia karena korupsi yang terus merajalela tidak hanya melemahkan demokrasi, tetapi juga memperburuk kondisi lingkungan.

Tingginya angka korupsi di Indonesia dinilai memiliki korelasi langsung dengan kerusakan lingkungan.

ICW mencontohkan praktik korupsi dalam sektor sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan yang sering kali melibatkan penyelewengan izin tambang, pembalakan liar, serta alih fungsi lahan secara ilegal.

Baca Juga  ICW: Penetapan Hasto Sebagai Tersangka Bisa Jadi Langkah Awal Tangkap Harun Masiku

Akibatnya, kerusakan ekosistem semakin parah, memperburuk dampak krisis iklim yang sudah terasa.

Tidak hanya itu, ICW juga mencatat bahwa kerugian negara akibat korupsi pada tahun 2023 mencapai angka fantastis, yakni Rp56 triliun.

Angka ini menjadi gambaran nyata betapa seriusnya masalah korupsi di Indonesia dan dampaknya yang merugikan masyarakat luas.

Melalui aksi ini, ICW berharap pemerintah, KPK, dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih serius dalam memperbaiki sistem pemberantasan korupsi.

Mereka menyerukan langkah-langkah konkret untuk memperkuat penegakan hukum, meningkatkan transparansi, serta memperbaiki tata kelola lingkungan agar dampak korupsi tidak terus meluas ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Baca Juga  BP Batam Dinilai Ambil Keputusan Sepihak, Herman Khaeron Dorong Investigasi DPR

Hari Antikorupsi Sedunia menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengingatkan kembali pentingnya komitmen bersama dalam melawan korupsi demi masa depan yang lebih baik.

ICW juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengawasi jalannya pemerintahan dan mendorong reformasi di berbagai lini guna memutus rantai korupsi yang mengakar.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *