Akun @diahnurulf_ menulis, “Sepakat kenapa harus guru yang dibebankan? Belum lagi kalau banyak murid. Harus bagiin setiap kelas, bertanggung jawab dgn sisa makanan, harus capek² ikat dan angkat omprengan dari setiap kelas buat dikumpulkan. Ada yg hilang malah guru yang panik. Sedih banget, kita mengajar aja butuh tenaga extra malah ditambahin”.
Korupsi Anggaran dan Ketidaksesuaian
Warganet mendukung keberanian kepala sekolah dan guru yang bersuara.
Akun @indrawan_ian menulis, “Kepala Sekolah Paling Keren.. Semoga Beliau diLindungi dari Orang2 Dzolim..”
Akun @neng.iza_ juga menulis, “Mending smua sekolah kompak minta MBG DIHENTIKAN KARENA SDH BNYK DUIT NEGARA DIKORUPSI”.
Ada yang mengusulkan agar program diubah menjadi bantuan biaya kuliah atau pemberdayaan orang tua, bukan distribusi makanan yang merepotkan.
Sistem SPPG yang Boros: Satu Dapur untuk Satu Sekolah
Warganet juga menyoroti inefisiensi sistem. Akun @safri_hapidin menulis, “harusnya kan 1 sppg 1 sekolah aja,, biar fokus ngelayanin 1 sekolah. jadi bisa fresh langsung dimasak disekolah.. gak perlu bikin gedung, boros anggaran…”.


