News

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus Setelah Mengalami Gempa Hembusan

×

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus Setelah Mengalami Gempa Hembusan

Sebarkan artikel ini
Gunung Lewotobi Laki-Laki
Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi lagi foto: moumere of flores/facebook

KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi pada Minggu (29/12/2024). Selama peristiwa tersebut, tercatat satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 4,4 mm yang berlangsung selama 148 detik.

Selain itu, gunung ini mengalami satu kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 4,4 mm dan durasi 40 detik.

Ada juga dua kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo antara 3,7 hingga 5,9 mm, S-P 4-6 detik, dan durasi 20-22 detik.

Tak hanya itu, dua kali gempa tektonik jauh tercatat dengan amplitudo 2,9 mm, S-P 19-45 detik, dan durasi 62-104 detik.

Baca Juga  Kronologi Kecelakaan Tol Ciawi, Diduga Truk Pengangkut Galon Alami Rem Blong

“Pada malam hari, puncak gunung terlihat mengeluarkan api dalam kondisi diam,” ujar Herman Yosef S Mboro, Petugas PGA Gunung Lewotobi Laki-Laki, dalam pernyataannya pada Minggu (29/12/2024), yang dikutip dari laman magma.esdm.go.id.

Menanggapi situasi ini, ia mengimbau masyarakat di sekitar gunung serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun, terutama dalam radius 5 km dari pusat erupsi dan sektor Barat Daya – Utara – Timur Laut hingga 6 km.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah. Jangan percaya pada isu-isu yang tidak jelas asal-usulnya,” tambahnya.

Baca Juga  Kecelakaan di Depok, Pengendara Motor Tabrak Gerobak Gorengan

Warga yang tinggal di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama saat hujan deras seperti di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, dan Nawakote.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *