KITAINDONESIASATU.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali meningkat setelah terjadi erupsi pada Jumat pagi.
Letusan Gunung Dukono tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 1.200 meter di atas puncak gunung.
Petugas pemantau gunung api melaporkan erupsi terjadi sekitar pukul 08.09 WIT.
Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal dan bergerak condong ke arah timur laut mengikuti arah angin.
Status Waspada Gunung Dukono, Warga Diminta Tetap Siaga
Meski aktivitas vulkanik disebut mulai menunjukkan kecenderungan menurun, frekuensi letusan masih tergolong tinggi.
Saat ini, status gunung dengan ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut tersebut masih berada pada Level II atau Waspada.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah, khususnya dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi.
Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko paparan abu vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan.
Selain itu, warga diminta menggunakan masker guna melindungi sistem pernapasan dari dampak abu yang sewaktu-waktu dapat terbawa angin ke berbagai arah.
Karakter letusan Gunung Dukono yang terjadi secara berkala membuat sebaran abu tidak menentu, sehingga kewaspadaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi potensi bahaya.(*)



