News

Google Hadirkan Chatbot AI di Fitur Pencarian, Siapkan Produk AR dan Layanan Berlangganan

×

Google Hadirkan Chatbot AI di Fitur Pencarian, Siapkan Produk AR dan Layanan Berlangganan

Sebarkan artikel ini
chatbot ai
Ilustrasi Chatbot Ai Google (Pixabay/ Firmbee)

Leo Gebbie, analis utama di CCS Insight, menyatakan bahwa Google semakin gencar merangkul AI dalam seluruh produknya. Menurutnya, chatbot akan membantu memangkas waktu pengguna mencari informasi di halaman web, sekaligus memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan yang lebih rumit.

“Bagi pengguna, ini berarti lebih sedikit waktu dihabiskan untuk menjelajah web dan lebih banyak waktu berinteraksi dengan AI Google,” ujar Gebbie.

Cory Johnson, kepala strategi pasar di Epistrophy Capital Research, menilai setiap pembaruan pada mesin pencari Google sangat krusial karena bisnis pencarian merupakan sumber utama pendapatan perusahaan. Namun, efisiensi tinggi dalam menjawab pertanyaan justru bisa mengurangi jumlah klik—yang menjadi sumber pendapatan Google.

Peluncuran ini juga terjadi saat Google tengah menghadapi tantangan hukum di AS terkait dugaan monopoli pada bisnis pencariannya. Upaya Google untuk menanamkan AI ke layanan pencarian diakui belum selalu mulus; fitur Ikhtisar AI yang digulirkan tahun lalu sempat menuai kritik karena beberapa jawaban yang dihasilkan terasa aneh, seperti saran menggunakan lem untuk keju pizza atau anjuran makan batu oleh ahli geologi. Namun, Google menegaskan bahwa hal tersebut hanya kasus terisolasi.

Pichai mengungkapkan, saat ini Ikhtisar AI telah digunakan 1,5 miliar kali per bulan di lebih dari 200 negara dan wilayah. Di pasar utama seperti AS dan India, fitur ini bahkan mendorong pertumbuhan kueri pencarian hingga lebih dari 10%.

“Ini adalah salah satu peluncuran paling sukses dalam sejarah pencarian Google selama satu dekade terakhir,” kata Pichai.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *